Categories: produk

by Admin

Share

Categories: produk

by Admin

Share

Kawat Bronjong merupakan rangkaian kawat galvanis yang dianyam menjadi suatu bangungan dengan ukuran dan lubang anyam tertentu. Kawat bronjong digunakan sebagai penahan tanah di daerah yang curam agar tidak longsor. Bagi anda yang bekerja di bidang arsitektur atau kontruksi, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah bronjong. Bronjong atau gabion merupakan anyaman kawat baja yang di lapisi galvanis yang memiliki bentuk kotak dan memiliki lubang segi enam. Lubang tersebut digunakan sebagai pengikat sekaligus untuk memperkuat tumpukan batu.

Dari proses pembuatannya, Kawat Bronjong dibedakan menjadi 2 cara. Yaitu, Kawat Bronjong Pabrikasi dan Kawat Bronjong Manual.

Apa sih, perbedaan antara Kawat Bronjong Pabrikasi dan Kawat Bronjong Manual? Yuk kita simak

  1. Kawat Bronjong pabrikasi
  • Di produksi dan dianyam menggunakan mesin berkualitas tinggi
  • Daya tahan cukup lama. Sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama
  • Fleksibel dan praktis
  • Anti karat. Karna menggunakan bahan baku yang memiliki lapisan Heavy Galvanized sehingga mempunyai lapisan anti karat
  • Bentuk anyaman lebih presisi dan rapi

2. Kawat Bronjong Manual

  • Diproduksi dan dianyam secara manual
  • Tidak mempunyai lapisan anti karat
  • Proses produksi membutuhkan waktu yang lebih lama
  • Bentuk anyaman tidak presisi

Artha Raksa merupakan distributor utama Kawat Bronjong Pabrikasi Galvanis SNI yang menyajikan produk terbaik dengan harga yang terjangkau untuk keperluan proyek anda. Selain Kawat Bronjong, kami juga menyediakan material lain seperti Geotextile dan Aneka Besi lainnya. Siap kirim ke seluruh Indonesia.

Untuk konsultasi dan info produk bisa langsung menghubungi Customer Service kami di nomor kontak yang sudah kami sediakan.

STAY IN THE LOOP

Subscribe to our free newsletter.

Don’t have an account yet? Get started with a 12-day free trial

Related Posts

  • Perbedaan WF dan H-Beam dari segi bentuk Perbedaan yang paling mencolok adalah bentuknya. Jika diperhatikan dengan detail, H-Beam memiliki bentuk yang lebih menyerupai huruf H dibandingkan dengan besi baja WF. WF memiliki kuping yang lebih besar dibandingkan dengan lebarnya, umumnya dua kali lipat dari lebarnya. Sebaliknya, besi baja H-Beam memiliki dimensi ukuran lebar dan tinggi […]

  • Serba-serbi Atap Spandek Untuk Hunian Elemen utama pada sebuah hunian merupakan atap, ada yang terbuat dari tanah liat maupun atap alderon. Beberapa tahun belakangan ini, penggunaan material atap spandek menjadi cukup popular sebagai pengganti atap genteng tanah liat yang sudah sejak lama digunakan. Atap spandek merupakan salah satu jenis atap rumah yang terbuat dari percampuran bahan alumunium serta […]

  •   Sumber gambar: Google Seperti yang kita sudah ketahui bersama, besi hollow banyak digunakan sebagai salah satu penopang plafon rumah. Tapi tahukah Anda bahwa besi hollow dapat digunakan untuk berbagai keperluan lain? Ini bisa menjadi bahan dasar untuk pagar, teralis minimalis, kanopi, dan lainnya. Berikut beberapa fungsi besi hollow beserta ukurannya: Diameter 40 x 40 mm untuk […]

  • Berdasarkan bentuknya, reng simetris memiliki sisi miring dengan sudut yang identik. Jika digambarkan, profilnya mirip seperti hurup ‘A’ tanpa puncak dan tampak tumpul. Sementara reng asimetris seperti namanya, yaitu tidak simetris. Profil ini punya satu sisi miring, sedangkan lainnya tampak tegak lurus dengan sudut 90 derajat. Reng Asimetris KS Baja Ringan Karena bentuk profil yang […]