Categories: produk

by Admin

Share

Categories: produk

by Admin

Share

Perbedaan WF dan H-Beam dari segi bentuk

Perbedaan yang paling mencolok adalah bentuknya. Jika diperhatikan dengan detail, H-Beam memiliki bentuk yang lebih menyerupai huruf H dibandingkan dengan besi baja WF. WF memiliki kuping yang lebih besar dibandingkan dengan lebarnya, umumnya dua kali lipat dari lebarnya. Sebaliknya, besi baja H-Beam memiliki dimensi ukuran lebar dan tinggi yang sama.

Cara paling mudah untuk membedakannya adalah dengan melihat dimensinya, apabila dimensinya sama antara lebar dan tinggi (150 mm x 150 mm, 200 mm x 200 mm) maka itu adalah H-Beam. Sebaliknya, apabila ukurannya berbeda (400 mm x 200 mm, 300 mm x 150 mm) maka bisa dipastikan bahwa itu adalah besi baja WF.

Selain itu, ketersediaan ukuran antara WF dan H-Beam juga berbeda. WF tersedia dari ukuran 150 hingga 600 bahkan ada WF 700-900. Berbeda dengan WF, ukuran H-Beam lebih terbatas, yakni di kisaran 100 – 350 saja.

Perbedaan WF dan H-beam dari segi fungsi

Dari segi fungsi, H-Beam lebih banyak digunakan di konstruksi bangunan-bangunan besar dan gedung-gedung tinggi. Sedangkan besi baja WF lebih sering digunakan untuk bangunan-bangunan yang tidak terlalu besar seperti rumah dan kantor.

Hal tersebut bisa terjadi karenakan H-Beam memiliki kekuatan yang lebih dibandingkan besi WF. Mengapa demikian? karena H-Beam memiliki tinggi dan lebar yang sama sehingga otomatis memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan WF yang lebarnya setengah dari tingginya. Hal ini berbeda dengan WF yang memiliki lebar setengah dari tingginya sehingga kekuatannya menjadi tidak semaksimal H-Beam.

 

Perbedaan WF dan H-beam dari segi popularitas

Dari segi ini, WF lebih unggul. Mengapa? karena WF lebih banyak dikenal dan lebih dipilih oleh masyarakat ketimbang H-beam. Hal ini dikarenakan H-beam memiliki ukuran yang lebih besar dan otomatis menjadikan harganya juga relatif lebih mahal dibandingkan dengan WF. Oleh sebab itu, di baynyak toko besi, besi baja WF lebih laris dibandingkan besi H-beam.

Jadi itu dia tiga hal yang membedakan antara besi baja WF dan H-Beam.

Jika anda membutuhkan besi baja WF, H beam dan jenis besi baja lainnya, silahkan hubungi Wira Mas melalui kontak berikut untuk dapatkan penawaran harga terbaik:

STAY IN THE LOOP

Subscribe to our free newsletter.

Don’t have an account yet? Get started with a 12-day free trial

Related Posts

  • Dalam dunia konstruksi industri dan komersial, memilih material atap yang tepat bisa berdampak langsung pada efisiensi operasional dan biaya jangka panjang. Bangunan seperti pabrik, gudang, bengkel, dan hanggar memerlukan atap yang kuat, tahan cuaca, dan minim perawatan. Salah satu solusi yang semakin banyak dipilih oleh kontraktor dan pemilik usaha adalah atap UPVC single layer. Tapi, apa sebenarnya […]

  • Kawat Duri Pengaman Efektif Untuk Keamanan Dan Perlindungan Kawat duri adalah jenis pagar yang terdiri dari kawat yang dilengkapi dengan duri tajam pada interval tertentu. Digunakan secara luas untuk berbagai keperluan pengamanan, kawat duri terkenal karena efisiensinya dalam mencegah akses tanpa izin ke area tertentu. Sering kali ditemukan di area pertanian, industri, militer, dan properti […]

  • Apa itu Kawat Bronjong? Kawat Bronjong adalah struktur yang terbuat dari anyaman kawat baja galvanis yang diisi dengan batu-batu besar. Anyaman kawat ini dapat dibentuk menjadi beberapa bentuk, seperti balok, prisma, dan silinder. Manusia tidak mampu membuatnya secara manual karena kawat yang digunakan sangat tebal. Meskipun manusia bisa mencoba menganyam kawat tersebut, prosesnya akan memakan […]

  • Apa itu Atap Spandek? Atap spandek adalah jenis atap yang terbuat dari material logam tipis, berbahan baja ringan yang dilapisi oleh galvalum atau alumunium, kemudian proses selanjutnya dibentuk menjadi lembaran dengan permukaan bergelombang atau bergelombang datar untuk memberikan kekuatan struktural dan efisiensi dalam membawa beban. Atap spandek biasanya dikenal juga dengan sebutan seng spandek. Umumnya […]