Categories: KONTRAKTOR, News

by Admin

Share

Categories: KONTRAKTOR, News

by Admin

Share

Pekerjaan pemeliharaan konstruksi jalan merupakan pekerjaan yang penting untuk dilaksanakan karena konstruksi jalan merupakan investasi modal yang besar, sehingga apabila pelaksanaaannya diabaikan akan membutuhkan biaya rekonstruksi yang sangat mahal untuk bisa mempertahankan performance standard (perbaikan ke standar kondisi yang layak).

Kita ketahui bahwa setiap pengguna jalan menginginkan jalan yang dilewatinya selalu nyaman, aman, dan memberikan kemudahan dan kelancaran dari sisi fisiknya, termasuk faktor keselamatan bagi mereka.

Secara waktu, jalan akan mengalami penurunan kondisi seiring dengan secara terus menerus mengalami tegangan-tegangan akibat beban lalu lintas yang dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan minor pada perkerasan.

Selain beban lalu lintas juga terdapat pengaruh air, iklim, cuaca, kelembaban, dan lingkungan yang dapat menurunkan kondisi dari jalan tersebut. Hal itulah yang harus menjadi salah satu pertimbangan untuk selalu menjaga dan mempertahankan kondisi jalan.

Pemeliharaan jalan bukan hal yang mudah. Pekerjaan ini juga memerlukan deteksi, analisa, serta hal lain untuk perbaikan yang cepat atau sedini mungkin untuk mencegah kerusakan parah.

Secara umum, pemeliharaan jalan adalah untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi dalam melayani lalu lintas sehingga keselamatan lalu lintas terjamin dan pelayanan jalan meningkat.

Artinya kecelakaan yang diakibatkan oleh konsidi jalan yang buruk dapat ditekan seminimal mungkin dan karena kondisi jalan yang baik para pengguna jalan akan menikmati kenyamanan selama perjalanannya.

Selain itu, pemeliharaan jalan akan memperkecil biaya operasi. Biaya tersebut tergantung pada jenis kendaraan, geometric, dan kondisi jalan. Apabila jalan dalam kondisi baik maka Biaya Operasi Kendaraan (BOK) tidak meningkat, sedangkan yang sangat berkepentingan dengan BOK adalah para pengguna jalan.

Pemeliharaan jalan juga akan memperlambat atau mengurangi laju kerusakan (rate of deterioration), sehingga diharapkan dapat memperpanjang umur jalan.

Dari sisi teknis, pemeliharaan jalan adalah mencegah masuknya air kelapisan perkerasan yang mengalami retak karena terjadinya pelapukan dan upaya menangani akibat dari gerakan roda dan beban lalu lintas yang menyebabkan pengikisan dan tekanan terhadap permukaan perkerasan yang akhirnya terjadi kelelahan (fatig) pada struktur jalan.

Jenis Pemeliharaan Jalan

  1. Pemeliharaan Rutin (Routine Maintenance)
    Merupakan Kegiatan pemeliharaan yang dilakukan secara terus menerus sepanjang tahun. Kegiatan ini meliputi : perawatan permukaan jalan meliputi : perbaikan kerusakan kecil, penambalan lubang, pemburasan, perbaikan kerusakan tepi perkerasan, perawatan trotoar, saluran samping dan drainase bangunan pelengkap jalan dan perlengkapan jalan dan perawatan bahu jalan. 
  2. Pemeliharaan Berkala (Periodic Maintenance)
    Kegiatan pemeliharaan yang dilakukan hanya pada interval waktu tertentu karena kondisi jalan sudah mulai menurun. Kegiatan ini meliputi perbaikan, levelling, resealing maupun overlay (pelapisan ulang) pada jalan beraspal atau regrooving (pengaluran/pengkasaran permukaan) maupun overlay pada jalan beton semen. 
  3. Rehabilitasi (Urgent Maintenance)
    Kegiatan pemeliharaan yang dilakukan untuk hal-hal yang sifatnya mendadak /mendesak/ darurat akibat terjadi kerusakan setempat yang cukup berat misalnya jalan putus akibat banjir, longsor, gempa, dan lain-lain. 

    Kegiatan rehabilitasi ini meliputi semua kegiatan pengembalian kondisi jalan ke kondisi semula yang harus dilakukan secepatnya agar lalu lintas tetap berjalan dengan lancar.

STAY IN THE LOOP

Subscribe to our free newsletter.

Don’t have an account yet? Get started with a 12-day free trial

Related Posts

  • Besi CNP dan UNP merupakan dua jenis besi tulangan yang umum digunakan dalam konstruksi bangunan. Perbedaan utama terletak pada proses pembuatan dan komposisinya, yang berdampak pada sifat fisik dan mekaniknya. Pemahaman akan perbedaan ini sangat penting dalam memilih jenis besi yang tepat untuk proyek konstruksi tertentu. Perbedaan Proses Pembuatan Besi CNP (Concrete Reinforcing Steel) dibuat […]

  • Dalam dunia konstruksi industri dan komersial, memilih material atap yang tepat bisa berdampak langsung pada efisiensi operasional dan biaya jangka panjang. Bangunan seperti pabrik, gudang, bengkel, dan hanggar memerlukan atap yang kuat, tahan cuaca, dan minim perawatan. Salah satu solusi yang semakin banyak dipilih oleh kontraktor dan pemilik usaha adalah atap UPVC single layer. Tapi, apa sebenarnya […]

  • Ketemu lagi dengan kami dalam pembahasan tentang jenis-jenis lisplang dan kegunaan terhadap bangunan. Seluruhnya ada 5 jenis lisplang dan kegunaannya ada 9 macam. Anda penasaran bukan?. Tapi sebelum itu, semoga kabar teman-teman semua baik-baik saja. Tetap dalam kondisi prima dan tak bosan-bosan membaca artikel-artikel yang kami sajikan. Keberadaan lisplang terhadap bangunan Jika anda pernah menemui keterangan gambar […]

  • Memahami Kegunaan & Fungsi Kawat BWG (Bendrat) dalam Berbagai Aplikasi Kawat BWG (Bendrat) adalah bahan yang sering digunakan dalam berbagai proyek konstruksi, kerajinan, dan banyak aplikasi lainnya. Kawat BWG adalah singkatan dari “Birmingham Wire Gauge,” yang merupakan sistem pengukuran ketebalan kawat yang digunakan secara luas di Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya. Sistem ini awalnya […]