Beton Ringan Beton yang memiliki berat kurang dari 1920 kg per m3 dapat dikategorikan sebagai beton ringan. Penggunaan agregat yang ringan dalam campuran beton akan memberikan bobot yang ringan pada hasil akhir beton. Beberapa contoh agregat yang ringan adalah batu apung, perlit, dan skoria. Beton ringan biasanya diterapkan untuk perlindungan struktur baja dan juga digunakan […]
Beton Non-Pasir Seperti namanya, beton non-pasir tidak menggunakan pasir sebagai salah satu campurannya. Sebenarnya, campuran dari pembuatan beton non-pasir sangat mirip dengan beton normal, yaitu kerikil, semen, dan air, serta agregat (kecuali pasir, dan biasanya kerikil), serta air. Karena tidak menggunakan pasir, biasanya beton non-pasir akan memiliki tekstur berongga yang berisi udara di celah-celah kerikil. […]
Beton biasa atau polos tidak akan memiliki tulangan di dalamnya. Campuran yang digunakan pada beton ini adalah semen, agregat kasar seperti pasir atau kerikil, dan air dengan ukuran 1:2:4. Berat dari jenis beton ini akan bervariasi karena adanya campuran celah kerikil sehingga total berat antara 2200 dan 2500 kg per meter kubus dengan kekuatan tekanan […]
Pengertian Pagar adalah pembatas atau pemisah antara area properti dan lingkungan sekitar. Pagar adalah elemen pendukung untuk estetika hunian dan melambangkan sebuah karakter penghuni. Tak jarang, pemilik rumah sadar terhadap perkembangan arsitektur di zaman sekarang. Kebanyakan para millenial memiliki rumah berkonsep minimalis. Tentunya pagar yang digunakan juga bernuansa minimalis, terlepas dari tinggi atau rendahnya. Saat ini, […]
Begini Cara Menghitung Kebutuhan Pondasi Cakar Ayam Menentukan ukuran pondasi cakar ayam bukan hanya soal jaraknya saja. Tapi, juga dipengaruhi oleh kekuatan pondasi rumah. Biasanya, untuk rumah dua lantai berukuran standar, kontraktor membuat pondasi cakar ayam berukuran 60×60 dengan ketebalan 20 cm. Namun, penting untuk dicatat bahwa pengukuran ini berfungsi sebagai standar. Anda memerlukan evaluasi […]
Basement adalah sebuah tingkat atau beberapa tingkat dari bangunan yang keseluruhan atau sebagian terletak di bawah tanah. Pembuatan basement dibuat sebagai usaha untuk mengoptimalkan penggunaan lahan yang semakin terbatas dan mahal. Inilah yang menjadi fungsi dari penggunaan pondasi basement untuk menahan beban bangunan secara baik. Pondasi basement terdiri dari tiga bagian penting yaitu, metode konstruksi, […]
Menggunakan dua kombinasi prinsip pembuatan antara pondasi dangkal dan pondasi tiang pancang. Dinamakan pondasi sumuran karena pembangunan dilakukan dengan cara membuat beberapa sumur sesuai dengan tipe kontruksi bangunan. Untuk membuat pondasi sumuran semakin kokoh diisi dengan tiang beton sebagai penahan utamanya. Pondasi sumuran merupakan salah satu pondasi dalam yang banyak diaplikasikan pada bangunan di Indonesia. […]
Pondasi Piers Pondasi piers ini digunakan untuk meneruskan beban berat dari stuktur bangunan. Biasanya pondasi ini dipasang dengan cara menggali tanah dengan kedalaman yang sudah ditentukan, barulah kemudian pondasi ini ditancapkan ke dalam tanah yang sudah digali sebelumnya. Biasanya pondasi ini dibuat dari bahan beton precast, yang nantinya balok beton diafragma akan mengikuti ukuran dari […]
Jenis pondasi dalam selanjutnya adalah pondasi bore pile. Pondasi bore pile merupakan sebuah pondasi yang memiliki bentuk layaknya sebuah tabung panjang yang kemudian ditancapkan ke dalam tanah. Biasanya jenis pondasi bangunan ini difungsikan untuk menjaga kestabilan bangunan bertingkat maupun bangunan yang berlokasi di area sekitar lereng. Kelebihan dari penggunaan pondasi ini adalah pada saat pemasangan sedang berlangsung, […]
Pondasi tiang pancang merupakan salah satu jenis pondasi bangunan yang masuk dalam kategori pondasi dalam. Saat ini pondasi ini digunakan sebagai pondasi untuk pembangunan bangunan dalam skala kecil maupun besar. Pondasi tiang pancang dikenal sebagai pondasi yang memiliki daya tahan yang lama. Karena kerangka dari pondasi ini dapat menghindari karat hingga pelapukan yang terjadi di […]

